Dalam proyek renovasi, interior design, dan pengembangan bangunan existing, desain yang baik perlu dimulai dari kondisi ruang yang benar-benar ada. Ketidaksesuaian posisi dinding, ukuran bukaan, elevasi lantai, bentuk plafon, atau elemen struktur dapat memengaruhi desain ketika pekerjaan mulai dilaksanakan.
Leica BLK360 membantu arsitek, interior designer, BIM modeller, dan kontraktor merekam kondisi existing sebagai point cloud 3D. Data tersebut dapat digunakan sebagai referensi untuk dokumentasi as-built, perencanaan renovasi, pembuatan denah dan potongan, hingga workflow Scan to BIM.
Merekam Kondisi Existing dalam Bentuk Data 3D
Pengukuran manual biasanya hanya merekam dimensi yang sudah ditentukan sebelumnya. Sementara itu, 3D laser scanning menangkap geometri ruang yang terlihat dari setiap posisi scanner, termasuk dinding, lantai, plafon, kolom, bukaan, tangga, dan elemen interior lainnya.
Hasilnya berupa point cloud yang merepresentasikan kondisi aktual bangunan dalam ruang 3D. Tim dapat meninjau kembali posisi dan dimensi objek dari data tersebut ketika proses desain sudah dilakukan di kantor.
Pada proyek renovasi bangunan existing, pendekatan ini membantu mengurangi kebutuhan pengukuran ulang dan memberikan dasar yang lebih lengkap untuk mengevaluasi apakah konsep desain dapat diterapkan pada kondisi aktual. Studi arsitektur Leica Geosystems juga menunjukkan penggunaan data BLK360 sebagai dasar pemodelan di Revit dan pengembangan digital twin untuk perencanaan renovasi.
Mengapa Leica BLK360 Relevan untuk Arsitektur dan Interior Design?
Leica BLK360 dirancang sebagai imaging laser scanner yang ringkas dan mudah dipindahkan antararea. Dengan berat sekitar 850 gram termasuk baterai, instrumen ini dapat digunakan untuk merekam ruangan, koridor, tangga, area retail, kantor, hunian, hingga bangunan dengan geometri yang kompleks.
Sensor LiDAR pada Leica BLK360 mampu merekam hingga 680.000 titik per detik. Full-dome scan dengan spherical images dapat diselesaikan dalam sekitar 20 detik pada pengaturan yang ditentukan Leica Geosystems. Empat kamera 13 megapiksel dan 5-bracket HDR juga menghasilkan photosphere serta coloured point cloud untuk membantu tim memahami geometri dan tampilan visual ruang.
Teknologi Visual Inertial System atau VIS membantu melakukan pre-registration dengan menghubungkan setiap scan dengan posisi scan sebelumnya. Hal ini mengurangi waktu yang diperlukan untuk menyelaraskan data setelah kembali ke kantor.
Nilainya bukan hanya pada kecepatan pemindaian. Tim proyek memperoleh satu referensi kondisi existing yang dapat digunakan bersama oleh arsitek, interior designer, BIM modeller, kontraktor, dan pemilik bangunan.
Dari Point Cloud ke Scan to BIM
Leica BLK360 menjadi bagian awal dari workflow Scan to BIM. Scanner merekam kondisi existing, kemudian data point cloud diproses dan digunakan sebagai referensi untuk membangun model pada software BIM atau CAD yang kompatibel.
Melalui Leica Cyclone FIELD 360, pengguna dapat mengontrol scanner, melihat hasil pemindaian, memeriksa kelengkapan data, serta melakukan pre-registration langsung di lapangan. Data kemudian dapat diproses menggunakan Leica Cyclone REGISTER 360 PLUS untuk registrasi, quality control, dan persiapan hasil akhir.
Data dapat diekspor dalam format seperti LGS, RCP, atau E57 untuk digunakan pada software lanjutan. Leica BLK360 juga mendukung unggahan ke Reality Cloud Studio untuk visualisasi, penyimpanan, pemrosesan, dan kolaborasi data reality capture melalui cloud.
Perlu dipahami bahwa Leica BLK360 tidak secara otomatis menghasilkan model BIM atau digital twin. Instrumen ini menghasilkan point cloud dan dokumentasi kondisi existing sebagai fondasi datanya. Pemodelan objek, penambahan informasi material, serta klasifikasi elemen tetap dilakukan pada tahapan software berikutnya sesuai kebutuhan proyek.
Lebih dari Sekadar Mengukur Ruangan
Untuk interior design, data 3D dapat membantu tim memahami hubungan antarobjek dalam satu ruang, bukan hanya panjang dan lebar ruangan. Posisi kolom, perbedaan elevasi, bentuk plafon, bukaan, dan elemen existing lainnya dapat dilihat dalam konteks yang sama.
Untuk arsitektur dan renovasi, point cloud dapat digunakan sebagai referensi dalam pembuatan floor plan, section, elevation, model as-built, serta pengembangan desain baru berdasarkan kondisi bangunan sebenarnya.
Satu dataset juga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari dokumentasi awal, koordinasi desain, presentasi kondisi existing, hingga pengembangan model BIM. Hal ini membantu tim bekerja berdasarkan sumber data yang sama sejak tahap survey hingga perencanaan.
Jadwalkan Demo Leica BLK360
Pemilihan 3D laser scanner perlu disesuaikan dengan ukuran bangunan, tingkat detail, jenis output, software yang digunakan, dan workflow tim. Melalui sesi demo, Anda dapat melihat langsung proses pemindaian ruangan, hasil coloured point cloud, serta alur data dari lapangan menuju software pengolahan.
PT Mitra Sarana Geomatika merupakan authorized distributor resmi Leica Geosystems di Indonesia. Kami menyediakan solusi alat survey dan geospasial Leica Geosystems original, konsultasi teknis, layanan kalibrasi, serta akses ke Leica Geosystems Service Center Indonesia untuk kebutuhan perawatan dan perbaikan alat.
Sedang mencari 3D laser scanner untuk arsitektur, interior design, renovasi, atau Scan to BIM? Hubungi PT Mitra Sarana Geomatika untuk berkonsultasi dan menjadwalkan demo Leica BLK360.
